Jakarta - Pengemudi mobil Xenia yang menewaskan
sembilan orang, Afriyani Susanti (29), mengakui
bahwa kendaraan yang dikemudikannya mengalami
rem blong. Namun, hal tersebut dibantah oleh pihak
kepolisian.
“Remnya tidak blong karena tidak ada bekas rem di
TKP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol
Rikwanto, kepada wartawan di Unit Kecelakaan Lalu
Lintas, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2012)
malam.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Dwi Sigit
Nurmantyas mengatakan ada beberapa kejanggalan
di TKP. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan
lanjutan kepada tersangka dan para saksi.
“Dari hasil olah TKP kita merasa curiga dan ada
kejanggalan karena tidak ada bekas rem, benturan
sangat dashyat dan mobil rusak parah. Kami
memandang perlu pemeriksaan lanjutan kepada
pengemudi dan teman-temannya,” kata Dwi
Dwi menjelaskan, pemeriksaan lanjutan bertujuan
untuk mengetahui apakah tersangka dan saksi
menggunakan narkoba sebelum kejadian. “Hasilnya
sedang diolah pak dokter. Apakah di dalam tubuh
mereka mengkonsumsi obat-obatan terlarang,” tutur
Dwi.
Kecelakaan maut yang merenggut sembilan nyawa
pejalan kaki terjadi siang tadi di Tugu Tani, Jakarta
Pusat. Delapan korban tewas sudah diambil oleh
keluarganya dari RSCM.
Pengemudi mobil Xenia Apriani Susanti sudah
ditetapkan sebagai tersangka dalam kejadian itu.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan
itu diduga pengemudi mengantuk.

Sumber : detik.com